Penelitian hakikatnya merupakan suatu usaha dalam menemukan penyelesaian atas suatu masalah. Banyak permasalah yang dapat diselesaikan dengan penelitian atau penemuan para peneliti dimana sangat berdampak pada kemajuan pengetahuan dan teknologi dimasa yang akan datang.

Pengertian Penelitian

Penelitian merupakan proses pemecahan suatu masalah dengan melakukan suatu pendekatan dengan metode ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara  sistematis. Hasil dari penelitian yang dilakukan nantinya adalah teori baru yang berkaitan dengan masalah yang sedang dikaji atau kesimpulan dari dugaan-dugaan yang telah dibuat sebelumnya.

Beberapa ahli mendefisikan penelitian atau riset sebagai berikut:

  • Fellin, Tripodi & Meyer (1996)

“Penelitian merupakan suatu cara yang sistematik yang bertujuan meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan sehingga dapat disampaikan atau dikomunikasikan serta diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.”

  • David H. Penny

“Penelitian adalah suatu pemikiran yang sistematis yang mengkaji berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta”

  • Woody (1927)

“Penelitian adalah suatu metode bertujuan untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemikiran kritis. Penelitian berisi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah, merumuskan suatu hipotesis (dugaan sementara), membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis.”

Para ahli mengemukakan arti yang berbeda tentang pengertian penelitian. Kesimpulannya, penelitian merupakan suatu kajian atau pengamatan yang bertujuan untuk mencari jawaban atas suatu permasalahan dengan melalui pendekatan ilmiah dan pengumpulan fakta-fakta.

Tujuan Penelitian

Penelitian dilakukan memiliki tujuan umum untuk menyelesaikan atau memecahkan masalah yang sedang diteliti. Namun bukan hanya satu, ada beberapa tujuan yang hendak dicapai  dalam penelitian, yaitu:

  • Mendapatkan informasi baru

Informasi baru didapatkan oleh peneliti ketika sedang mengumpulkan data atau fakta-fakta guna menyimpulkan sesuatu pada penelitiannya. Informasi baru ini juga bisa berbentuk teori yang muncul sebagai kesimpulan penelitian yang sebelumnya belum pernah disimpulkan atau diperoleh oleh peneliti lain.

  • Mengembangkan dan menjelaskan

Kedua, penelitian bertujuan untuk menjelaskan dan mengembangkan teori-teori yang ditemukan berdasarkan teori atau literatur yang sesuai sehingga penelitian yang dilakukan dapat dikembangkan.

  • Memprediksi dan menyimpulkan

Ketiga, penelitian juga bertujuan untuk memprediksi sesuatu dan menyimpulkannya menjadi hasil dari penelitian yang harus relevan dengan analisanya.

  • Mengimplementasikan

Tujuan keempat, penelitian yang dilakukan bertujuan agar bisa diimplementasikan pada suatu komunitas atau lingkungan masyarakat yang mengalami suatu permasalahan yang diangkat dalam penelitian yang dilakukan.

Jenis Penelitian

Berdasarkan tujuan dan kegunaannya, jenis penelitian dibagi menjadi dua, diantaranya sebagai berikut:

  1. Berdasarkan Tujuan
  2. Penelitian Eksploratoris

Penelitian eksploratoris adalah penelitian yang dilakukan dengan penelitian yang tidak familiar dengan masalah yang diteliti. Atau bisa disebut, penelitian ini termasuk baru dan sangatt jarang yang meleliti mengenai penelitian tersebut.

  1. Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan penjelasan atau mendeskripsikan dengan beberapa indikator mengenai suatu permasalah sosial yang menjadi objek penelitian.

  1. Penelitian Eksplanatoris

Penelitian eksplanatoris merupakan sebuah penelitian yang bertujuan untuk memberikan jawaban atas suatu permasalahan sosial dengan mengkaji hipotesis dalam permasalahan sosial yang lainnya.

  1. Penelitian yang Dibedakan Atas Dasar Kegunaannya
  2. Penelitian Murni

Penelitian murni bertujuan untuk mengembangkan sebuah ide, konsep atau teori, menguji serta mengkaji hipotesis yang kemudian menguji kebenaran hasil atau teori yang sudah ada sebelumnya.

  1. Penelitian Terapan

Penelitian terapan memiliki tujuan untuk memecahkan atau menyelesaikan solusi dari suatu permasalahan pada suatu komunitas masyarakat yang bersifat praktis. Hasil dari penelitian ini kemudian diimplementasikan pada suatu lingkungan masyarakat sebagai suatu solusi.

  1. Penelitian Aksi

Penelitian aksi bertujuan untuk menyelesaikan masalah dengan cara melakukan tindakan atau aksi secara nyata agar segera mendapatkan solusi yang terbaik. Penelitian aksi ini mengedepankan tindakan secara nyata.

  1. Penelitian Kebijakan

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentuan suatu kebijakan didasarkan pada data dan fakta di lapangan dengan hasil berupa peraturan, undang-undang, surat keputusan, atau sesuatu yang berkaitan dengan hukum.

  1. Penelitian Evaluasi

Penelitian evaluasi bertujuan untuk menilai suatu program, kegiatan, atau kebijakan yang ditujukan untuk mengintervensi masyarakat. Biasanya penelitian ini merupakan evaluasi atau kajian terhadap sesuatu yang diputuskan atau dilakukan oleh pemerintah.

Langkah-langkah Penelitian

Dalam suatu penelitian ilmiah, setidaknya ada beberapa langkah-langkah yang harus ditempuh peneliti diantaranya adalah:

  1. Menetapkan masalah (kasus) penelitian
  2. Mengkaji teori dan temuan penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan.
  3. Merumuskan hipotesa.
  4. Mengidentifikasi variabel-variabel penelitian.
  5. Menyusun definisi operasional variabel.
  6. Menetapkan desain dan merode penelitian.
  7. Menetapkan dan menyusun instrumen sebagai pengukur variabel.
  8. Mengumpulkan data dan fakta
  9. Menganalisa data yang ditemukan dengan teori yang digunakan.
  10. Menulis laporan penelitian.
Metode Penelitian

Selain jenis, dalam suatu penelitian harus memiliki metode penelitian yang jelas. Metode penelitian bisa diartikan sebagai suatu pendekatan atau cara yang digunakan dalam melakukan proses penelitian untuk mendapatkan hasil penelitian.

  • Metode Historis

Metode ini berguna untuk merekonstruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif. Jadi, data yang dikumpulkan serta masalah yang dikaji adalah terjadi pada masa lalu dengan cara pengumpulan data, menilai, verifikasi dan mensintesiskan bukti lapangan. Penelitian dengan metode historis merupakan penelitian yang kritis terhadap perkembangan sosial yang terjadi.

  • Metode Deskriptif

Metode deskriptif ini digunakan untuk menjelaskan atau menggambarkan secara sistematis dan terperinci suatu fakta dalam memecahkan suatu masalah. Metode ini juga bisa digunakan pada penelitian yang bertujuan untuk mencari dan menemukan suatu teori dengan melakukan observasi lapangan dan kondisi alamiah.

  • Metode Korelasional

Metode ini merupakan metode yang bertujuan untuk menemukan hubungan atau korelasi dari variabel satu dengan variabel yang lainnya. Hasil dari penelitian tidak jauh dari hubungan antara suatu variabel dengan variabel lainnya.

  • Metode Eksperimental

Metode eksperimental ini adalah metode penelitian untuk mecari dan mendapatkan korelasi antara sebab dan akibat yang memungkinkan peneliti untuk mengubah variabel serta meniliti akibat yang terjadi.

  • Metode Kuasi Eksperimental

Metode ini merupakan pengembangan dari metode eksperimental namun peneliti tidak bisa mengatur secara sepihak variabel bebasnya.

  • Metode Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif merupakan suatu metode penelitian yang menekankan pada pemahaman mendalam terhadap suatu permasalahan tertentu yang dijelaskan secara deskriptif dan menggunakan analisa yang terperinci. Metode kualitatif ini kebanyakan data yang diperoleh dari observasi di lapangan dengan melakukan pengamatan, pencatatan, menggali informasi dan menjabarkannya dalam bentuk suatu analisa.

  • Metode Penelitian Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif merupakan suatu jenis metode penelitian yang dilakukan dengan lebih sistematis, spesifik, dan tersetruktur. Berbeda dengan penelitian kualitatif yang berkesimpulan menggunakan analisa, metode kuantitatif ini lebih menggunakan angka-angka dalam datanya.

Biasanya penelitian ini banyak dijelaskan dengan menggunakan tabel, grafik atau diagram sehingga pembaca lebih jelas dalam mengartikan atau membacanya. Dalam prakteknya, metode ini juga bisa berupa deskriptif, korelasi atau perbandingan.

 

Sumber:

  1. Sukardi, Ph.D. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara
  2. Furchan arif. 2005. Pengantar penelitian dalam pendidikan. Jakarta: Pustaka pelajar
  3. Pedoman penulisan skripsi
Kategori: Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: