Semangka atau dalam bahasa inggris disebut sebagai watermelon masih kerabat dekat dengan buah mellon (cucumis melo var Cantalupensis Nuad) dan Blewah (Cucumis melo L); termasuk dalam keluarga labu labuan (Cucurbitaceae). Seperti halnya keluarga sayur labu labuan, tanaman ini berasal dari Afrika Tropika.

Buah dan dari keluarga labu labuan ini mengandung banyak air, sehingga sangat menarik baik bagi manusia maupun binatang. Dengan demikian penyebarannya menjadi lebih cepat, misalnya ke India. Cina dan negara negara sekitarnya, termasuk indonesia.

Daerah penghasil semangka yang paling banyak saat ini di indonesia adalah :

  • Jawa Tengah, diantaranya daerah Yogyakarta, Kabupaten Magelang, dan kabupaten Kulonprogo
  • Jawa Barat, diantaranya Indramayu dan Karawang
  • Jawa Timur: Bayuwangi dan Malang
  • Sumatera: Lampung

[spoiler title=’Semangka’ style=’default’ collapse_link=’true’]

manfaat semangka

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas: Mangnoliopsida

Ordo: Cucurbitales

Famili : Cucurbitaceae

Genus: citrullus

Spesies: C ianatus

wikipedia [/spoiler]

Kandungan mineral tiap 100 gram buah semangka kurang lebih mengandung unsur sebagai berikut:

  • Air: 92 gram
  • Protein: 0,5 gram
  • Karbohidrat: 6,9 gram, dalam bentuk larutan gula
  • Vitamin: A 590 gram S.I
  • Abu/serat: 0,3 mg
  • Calsium ; 7 mg
  • Besi : 0,2 mg
  • Posphor : 12 mg
  • Nilai buah: 28 kal
  • dll

Manfaat buah semangka untuk kesehatan

Semua komponen semangka di atas berkontribusi terhadap dampak utama mereka terhadap kesehatan; mari kita jelajahi beberapa detail lebih lanjut tentang manfaat di bawah ini.

  • Mengobati Gangguan Ginjal

Semangka mengandung banyak potasium, yang sangat membantu dalam membersihkan endapan beracun pada ginjal. Selain itu, membantu mengurangi konsentrasi asam urat dalam darah, sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan ginjal dan pembentukan batu ginjal. Selain itu, karena kandungan airnya yang tinggi, semangka mendorong buang air kecil, sekali lagi bermanfaat untuk membersihkan ginjal. Juga, antioksidan hadir dalam semangka memastikan kesehatan yang baik dari ginjal untuk waktu yang lama dan mengurangi tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan bintik-bintik penuaan pada kulit.

  • Mencegah Tekanan Panas

Semangka efektif mengurangi suhu tubuh dan tekanan darah Anda. Banyak orang di daerah tropis makan buah ini setiap hari di sore hari selama musim panas untuk melindungi diri dari serangan panas. Jumlah air yang tinggi di semangka juga merangsang pelepasan kelebihan cairan dalam bentuk keringat, yang mendinginkan tubuh hari musim panas.

  • Mengatur Tekanan Darah

Jumlah kalium dan magnesium hadir dalam semangka sangat bermanfaat dalam hal menurunkan tekanan darah.  Kalium dianggap sebagai vasodilator, yang berarti melepaskan ketegangan pada pembuluh darah dan arteri, sehingga merangsang aliran darah dan mengurangi stres pada sistem kardiovaskular. Karotenoid hadir dalam buah-buahan ini juga mencegah pengerasan dinding arteri dan vena, sehingga membantu mengurangi tekanan darah dan kemungkinan pembekuan darah, stroke, serangan jantung, dan atherosclerosis.

  • Mencegah Kanker

Semangka telah mendapatkan banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena tingkat likopen mereka yang mengesankan, senyawa fitonutrien karotenoid yang semakin dikaitkan dengan pencegahan kanker. Likopen telah terbukti secara signifikan mengurangi risiko kanker prostat, payudara, usus besar, paru-paru, dan endometrium. Secara keseluruhan, antara potensi antioksidan dari vitamin C dan dampak likopen, semangka adalah buah anti-kanker yang hebat!

  • Mengontrol Diabetes

Penderita diabetes, yang seharusnya memiliki diet rendah energi dan gula rendah, sering mengeluh kelaparan karena mereka tidak bisa makan makanan pokok mereka, yang memberi mereka perasaan setengah makan. Semangka dapat menjadi suplemen yang baik untuk mereka. Meskipun rasanya manis, irisan tebal akan memberi mereka sangat sedikit kalori, karena sembilan puluh sembilan persen berat totalnya terdiri dari air dan serat. Selain itu, vitamin dan mineral seperti kalium dan magnesium membantu dalam memfungsikan insulin dalam tubuh, sehingga menurunkan kadar gula darah. Arginine, komponen lain yang ditemukan dalam semangka, sangat efektif untuk meningkatkan dampak insulin pada gula darah. Penderita diabetes juga dapat memiliki kari, steak, dan salad yang dibuat dari kulit buah semangka, yang bahkan lebih rendah dalam gula.

  • Kesehatan jantung

Lycopene, karotenoid yang ditemukan melimpah dalam semangka, meningkatkan fungsi jantung.   Beta-karoten, yang dikenal karena sifat anti-penuaan dan anti-penuaan yang luar biasa, membuat Anda tetap muda di jantung dan mencegah masalah jantung yang berkaitan dengan usia. Serat dalam semangka, bersama dengan vitamin C, karotenoid, dan kalium (kalium mengurangi risiko serangan jantung), membantu mengurangi kolesterol dan menjaga jantung Anda aman dari banyak kondisi berbahaya.

  • Mencegah Degenerasi Makula

Jangan khawatir tentang kesehatan mata dan degenerasi makula jika Anda makan banyak semangka. Berkat beta-karoten, vitamin C, lutein, dan zeaxanthin, mata Anda terlindung dengan baik.   Mereka memastikan perlindungan mata Anda dari kebutaan dan degenerasi terkait usia dan mencegah mata Anda dari penyakit seperti mengeringkan mata dan saraf optik, serta glaukoma.

  • Menyembuhkan impoten

Arginin, hadir dalam semangka, bermanfaat dalam menyembuhkan disfungsi ereksi, dan sifat merangsang kimia dapat meningkatkan libido, mengurangi frigiditas, dan memberikan kehidupan cinta Anda awal yang segar setelah Anda menikmati beberapa potong semangka bersama-sama!

Manfaat lainnya

Biji semangka kaya akan lemak dan protein yang bermanfaat.   Semangka mengandung fitonutrien yang memiliki efek yang sangat baik pada kesehatan dan berfungsinya organ internal, mata, dan sistem sekresi.

[spoiler title=’Jenis /Varietas Semangka’ style=’default’ collapse_link=’true’]

Sebenarnya ada puluhan varietas jenis semangka yang lazim dibudidayakan. Tetapi dari beberapa varietas tersebut hanya beberapa jenis saja yang diminati oleh para petani ataupun konsumen buahnya dipasaran.

Beberapa jenis varietas yang telah terbukti cocok untuk dibudidayakan di Indonesia secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu:

  1. Semangka Lokal

Jenis semangka lokal juga dulunya berasal dari Afrika. Tetapi setalah diupayakan di suatu daerah tertentu selama puluhan tahun, tanama dan buahnya mengalami suatu perubahan, yang pada akhirnya mempunyai ciri khas baru yang berbeda dari sifat tanaman atau buah induknya dahulu.

Jenis semangka lokal yang sampai saat ini masih dibudidayakan antara lain:

→ Semangka hitam pasuruan

Ciri cirinya adalah sebagai berikut:

  • Kulit buah berwarna hitam mengkilap. Buah berbentuk bulat.
  • Warna daging buahna merah muda
  • Buanya berukuran kecil, sehingga kurang banyak diminati walaupun rasa buahnya cukup manis

→Semangka Batu Sengkaling

Ciri cirinya:

  • Kulit buah berwarna hijau terang bergaris hijau gelap
  • Kulit buahnya relatif tipis, sehingga mudah pecah terlabat dipetik (terlalu masak dipohon)
  • Bentuk buah bulat telur (oval)
  • Daging buahnya berwarna merah jambu
  • Buah semangka ini hanya mampu menguasai pasaran lokal walaupun mempunyai rasa yang cukup manis

→Semangka Bojonegoro

Ciri cirinya

  • Biji yang terdapat di dalam buah relatif banyak
  • Rasa daging buahnya kurang mengundang selera
  • Semangka jenis ini dibudidayakan untuk diambil bijinya, yang selanjutnya akan diolah menjadi kuwaci
  • Kulit buah semangka jenis ini berwarna hijau gelap bergaris’

 

  1. Semangka Hibrida Impor

Benih semangka jenis ini di impor dari negara lain. Biasanya benih impor ini adalah silangan (hibridasi) dari beberapa macam buah induk yang masing masing mempunyai keungulan sendiri.

Benih hibrida impor yang terdapat di pasaran indonesia cukup banyak. Tetapi hanya ada beberapa konsumen yang banyak diminati baik oleh petani maupun konsumen. Benih semangka hibrida di Indonesia di datangkan dair perusahaan pembenihan yang ada di Taiwan, Jepang, dan Amerika serikat. Dari tiga asal negara benih ini, Taiwanlah yang mampu menyerap paling banyak peminatnya.

Semangka impor dapat dibagi menjadi dua golongan yakni sebagai berikut:

  • Semangka hibrida berbiji (Haploid)

Dikatakan demikian, karena buah dari semangka ini mengandung biji, yang dapat ditanam lagi dengan sifat buah yang mirip dengan buah induknya

  • Semangka hibrida non biji (Triploid)

Buah dari semangka ini tidak mengandung biji. Kalaupun ada hnya satu dua biji saja. Biji tersebut akan kembali menjadi buah yang berbiji kalau ditanam kembali. Benih demikian sebenarnya merupakan benih hasil perlakuan obat dan isolasi tanaman terpadu. Di Indonesia, telah terdapat pula obat ini, walaupun harganya masih cukup tinggi, yakni mencapai puluhan ribu rupiah untuk 10 gram obat colchicine ini.[/spoiler] [spoiler title=’Budidaya semangka’ style=’default’ collapse_link=’true’]

Syarat tumbuh

Pertumbuhan, ketegaran, serta pembuahan tanaman sangat tergantung pada pemenuhan ekologi tumbuh yang sesuai dan optimal. Pemenuhan ini meliputi kebutuhan unsur  iklim (cahaya, suhu, air, udara dan kondisi lahan)

Iklim

Semangka berasal dari Afrika, suatu daerah tropika dengan cahaya matahari penuh, sedangkan suhu udara tinggi dan kering. Iklim yang kering dan panas, sinar matahari dan air yang cukup merupakan kebutuhan utama tanaman. Apabila cahaya matahari kurang penuh bersinar, dan akhirnya pembuahannya pun menjadi kurang baik.

Perkecambahan biji berlangsung dengan baik pada suhu 25-300C. Biji akan berkecambah setelah 5-6 hari. Suhu 18-200Cmerupakan suhu minimum untuk perkecambahan biji. Suhu udara yang tinggi diatas 2-0C (suhu siang antara 25-300 C dan suhu malam antara 12-180C) merupakan suhu yang paling cocok bagi pertumbuhan karena tanaman akan tumbuh dengan cepat dan kuat. Cabang dan daun tumbuh merimbun, tegap dan sehat. Demikian pula pembungaannya, bunga bunga akan terbentuk  dengan baik dan mekar pada waktunya. Proses penyerbukan dan pembuahan akan berlangsung dengan sempurna.

Suhu yang lebih tinggi lagi masih diperlukan bila calon buah sudah terbentuk. Proses pemasakan buah yang baik membutuhkan panas yang berkisar pada suhu 300C. Suhu total proses pemasakan buah semangka ini berkisar 800-10000C. Suhu total adalah suhu udara setiap hari selama proses pemasakan buah, sejak bunga keluar sampai buah dipetik. Sebagai contoh: apabila suhu udara setiap hari 300C sedangkan proses pemasakan buah memerlukan waktu 30 hari, maka suhu totalnya adalah 30 x 300C= 9000C.

Kondisi Lahan

Tanaman semangka tampaknya dapat tumbuh pada berbagai tipe lahan, asalkan drainasenyya baik. Namun sesungguhnya akar tanamannya menghendaki media tumbuh yang sarang (porous). Pada lahan yang keras dan padat, pertumbuhan akarnya tidak akan baik. Akibatnya kualitas buah yang dihasilkan juga menjadi rendah.

Tanaman semangka menyukai lahan yang gembur dan subur, mengandung banyak bahan organik, serta drainase yang baik. Tanah berpasir atau tanah lempung berpasir yang banyak mengandung nitrogen cocok untuk tanaman ini. pada lahan yang demikian, semangka akan menghasilkan buah yag cepat masak. Sebaliknya, pada tanah padat, buah semangka akan lambat masaknya. Air hujan yang menggenang tidak saja akan merusak akar, tetapi juga seluruh tanaman.

Tanaman semangka memiliki toleransi yang cukup besar terhadap keasaman lahan, dapat tumbuh pada pH 5-7. Pada lahan yang bersifat alkalis, serangan penyakit fusarium pada tanaman agak berkurang.

[/spoiler] [spoiler title=’Penyakit dan Penanggulangan’ style=’default’ collapse_link=’true’]
  1. Penyakit busuk buah phytophtora

Serangan busuk buah phytopthora disebabkan oleh cendawan (phytopthora nicotianae).

→Gejala

Penyakit ini umumnya berjangkit setelah periode curah hujan yang tinggi dan air tergenang di lahan. Setiap bagian tanaman semangka dapat menjadi target infeksi cendawan ini. namun, busuk pada buah merupakang gejala yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan bercak kebasah-basahan, kemudian menjadi cokelat kehitaman dan lunak. Ujung tangkai buah diselimuti cendawan putih. Biasanya cendawan menyerang pada bagian bawah buah yang menempel pada tanah/mulsa. Apabila akar dan batang terinfeksi, akan terjadi kelayuan seluruh tanaman

→Pengendalian

Pengendalian serangan busuk buah phytopthora bisa dilakukan dengan kultur teknis dan kimiawi

  • Cara kultur teknis

Pengendalian serangan busuk buah photopthora sebagai berikut:

  • Hindari penanaman pada lahan yang pernah terserang penyakit ini karena cendawan penyakit ini dapat bertahan bertahun tahun pada tanah.
  • Mengurangi kelembapan di sekitar tanaman dengan sistem drainase yang baik dan pemangkasan
  • Rotasi tanaman dengan bukan satu famili
  • Cara kimiawi

Dengan cara kimiawi, serangan penyakit busuk buah photopthora bisa dikendalikan dengan penyemprotan fungsida previcur N konsentrasi 2-3 ml/l. perlakuan tersebut juga perlu diselingi dengan fungsidan kontak vitigran blue, dithane, trineb, dan antracol konsentrasi 2,5 g/l

  1. Embun bulu (downy mildew)

Penyebab embun bulu adalah cendawan Pseudoperenospora Cubensis Barkeley Curtis

→Gejala

Serangan dimulai dengan adanya bercak bercak berwarna kuning muda yang dibatasi oleh urat urat daun hingga terkesan menjadi bercak bersudut. Semakin lama, bercak berubah menjadi kecokelatan. Apabila daun dibalik maka akan terlihat kumpulan konidia dan kondiofor cendawan berwarna kelabu.

→Pengendalian

Pengendalian serangan embun bulu sebagai berikut:

  • cara kultur teknis, dengan pemilihan lokasi penanaman yang jauh dari tanaman yang sefamili serta sanitasi lahan daun yang terserang dengan segera memotong atau memangkas, kemudian membakarnya.
  • Cara kimiawi, melalui aplikasi dengan bahan aktif azoxystrobin, cymoxanil, chlorothalonil, mancozeb, dimethomorph, trifloxystrobin, tembaga hydroxide, mefenoxam, azoxystrobin, boscalid, pyraclostrobin, propamocarb hydrochloride, serta pyraclostrobin dengan konsentrasi dan dosis yang dianjurkan
  1. Pecah daging buah

Masalah ini disebut juga internal cracking, dapat disebabkan oleh pertumbuhan yang tidak stabil, yaitu terlalu cepat pada satu fase dan terlalu lambat pada fase selanjutnya, atau sebaliknya. Kondisi ini sering berkaitan dengan kelebihan nitrogen, kekurangan boron, pengairan yang tidak sesuai kebutuhan atau dalam jumlah besar, tetapi dalam periode yang pendek.

→Gejala

Buah yang mengalami pecah daging buah umumnya berbentuk tidak normal dan rasanya hambar. Daging buah tidak sempurna dan retak retak

→Pengendalian

Pecah daging buah dapat diatasi melalui tindakan sebagai berikut

  • Pengaturan pemberian pupuk nitrogen dan boron sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman. Penambahan pupuk diaplikasikan melalui penyemprotan daun.
  • Pengairan sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahap perkembangan tanaman akan menyelesaikan masalah ini
  1. Rasa Buah Tidak Manis

Pada kondisi tertentu, buah yang dihasilkan rasanya hambr. Hal ini umumnya berkaitan dengan kekurangan berbagai unsur hara seperti kalium, magnesium atau boron. Masalah ini sering muncul pada tanah yang kurang subur. Penanggulangan masalah ini antara lain melalui uji kandungan hara tanah sebagai dasar untuk memberikan hara/pupuk sesuai kebutuhan tanaman.

  1. Tanaman tumbuh kerdil dengan ruas ruas yang pendek

Penyebab serangan penyakit ini adalah kekurangan unsur boron

→Gejala

Gejala yang muncul adalah batang tanaman menjadi kaku dan terdapat beberapa luka/retakan yang mengeluarkan lendir cokelat kekuningan. Batang ini mudah patah. Jika gejala berlanjut hinga tanaman dewasa tanaman sulit menghasilkan buah. Kalaupun buh terbentuk, bentuknya abnormal.

→Penanggulangan

Penanggulangannya adalah sebagai berikut:

  • Uji kandungan hara tanah dan beri pupuk yang sesuai
  • Pemupukan unsur mikro yang mengandung unsur boron, seperti borate atau fertibor dosis 2g/tanaman
  • Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur mikro boron seperti multimicro (B0,3%) atau CaB (B2%) dosis 1-2 ml/l mulai umur 10 minggu dan diulang 10 hari sampai 3 kali aplikasi
  1. Daun menguning dari bagaian tepi

Penyakit ini disebabkan oleh tanah yang kurang subur atau ketersedian hara tidak seimbang, terutama kekurangan unsur kalium

→Gejala

Gejala yang muncul adalah terdapat perubahan tepi daun dari warna hijau menjadi kuning muda. Semakin lama, warna kunig berubah menjadi kecokelatan dan satu sisinya robek. Semakin lama, seolah olah membentuk gerigi pada tepi daun tersebut. Tanaman yang kekurangan kalium mempunyai daya tahan yang rendah terhadap serangan hama dan penyakit. Selain itu, rasa buah menjadi kurang manis dan biasanya tanaman tidak tahan kekeringan.

→Penanggulangan

Serangan ini bisa ditanggulangi dengan cara sebagai berikut

  • Kompisisi pemupukan unsur hara makro NPK harus tepat dan seimbang
  • Penambahan pupuk susulan berupa KNO3 dosis 5g/l
[/spoiler]

 

Kategori: Buah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: